Pembaca Goal Indonesia memprediksi hasil yang bakal didapat
Liverpool dalam tiga laga hingga memasuki Tahun Baru dan hasilnya perbedaan
selisih suara yang tipis.
Liverpool kini menduduki peringkat pertama klasemen Liga Primer Inggris
setelah Arsenal hanya mampu bermain sama kuat melawan Chelsea, Senin (23/12)
lalu. Kini The Reds mengumpulkan 36 poin dalam 17
pertandingan atau hanya unggul selisih gol dari Arsenal yang menguntit di
posisi kedua. Menariknya, pergantian posisi di papan atas klasemen kemungkinan
terus bergerak hingga Tahun Baru karena antara Liverpool dan Everton di
peringkat kelima hanya berjarak dua poin.
Tantangan pertama Liverpool adalah menghadapi tuan rumah Manchester City, yang mengantungi rekor kandang cemerlang musim ini, saat Boxing Day. Selanjutnya, Liverpool bakal bertandang ke Stamford Bridge untuk menantang Chelsea, Minggu mendatang. Lawan paling ringan didapat persis pada 1 Januari dengan menjamu Hull City di Anfield.
Dalam jajak pendapat yang dilakukan Goal Indonesia, sebanyak 37,23 persen pembaca memprediksi Liverpool mampu meraih empat hingga tujuh poin dalam tiga pertandingan tersebut. Artinya, hasil dua kemenangan plus sekali imbang sudah dianggap maksimal. Paling buruk setidaknya Liverpool dianggap mampu meraih satu kemenangan dan satu kali imbang.
Sementara, hanya 30,4 persen yang optimistis Liverpool meraih angka sempurna. Sebanyak 32,3 persen sisanya memprediksi tiga poin bakal menjadi hasil maksimal bagi pasukan Brendan Rodgers tersebut atau bahkan berharap Liverpool tidak meraih poin sama sekali.
Tantangan pertama Liverpool adalah menghadapi tuan rumah Manchester City, yang mengantungi rekor kandang cemerlang musim ini, saat Boxing Day. Selanjutnya, Liverpool bakal bertandang ke Stamford Bridge untuk menantang Chelsea, Minggu mendatang. Lawan paling ringan didapat persis pada 1 Januari dengan menjamu Hull City di Anfield.
Dalam jajak pendapat yang dilakukan Goal Indonesia, sebanyak 37,23 persen pembaca memprediksi Liverpool mampu meraih empat hingga tujuh poin dalam tiga pertandingan tersebut. Artinya, hasil dua kemenangan plus sekali imbang sudah dianggap maksimal. Paling buruk setidaknya Liverpool dianggap mampu meraih satu kemenangan dan satu kali imbang.
Sementara, hanya 30,4 persen yang optimistis Liverpool meraih angka sempurna. Sebanyak 32,3 persen sisanya memprediksi tiga poin bakal menjadi hasil maksimal bagi pasukan Brendan Rodgers tersebut atau bahkan berharap Liverpool tidak meraih poin sama sekali.





